-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dapat Rp1,2 M, Darsem Bak Toko Emas Berjalan

Sunday, August 7, 2011 | 7:58 PM WIB Last Updated 2011-11-05T06:16:39Z
Darsem Bergelimang Perhiasan Emas
HIDUP Darsem, TKI yang lolos dari hukum pancung di Arab Saudi telah berubah 180 derajat. Setelah kembali ke Indonesia dan menerima dana lebih dari Rp 1,2 miliar dari pemirsa TVOne, Darsem hidup 'gemerlap'.

Pengacaranya, Elyasa Budianto, bercerita, keluarga Darsem saat ini berlimpah harta. Selain membeli sawah dan membangun rumah, Darsem juga terlihat mengoleksi perhiasan emas. 

"Dia (Darsem) sekarang kalau ke mana-mana pakai emas, sudah kayak toko berjalan. Saya tidak enak juga melihatnya, itu kan uang sumbangan ya," kata Elyasa, Jumat (5/8).

Menurut Elyasa, bukan hanya gaya hidup Darsem saja yang berubah, namun sikap ibu satu anak itu tak lagi seperti dulu. Jika dulu Darsem terkesan pendiam, kini Darsem lebih banyak bicara dan senang diwawancara. "Sikapnya berubah, sama tetangga-tetangganya juga berubah. Yang lebih nggak enak, dia seperti ingkar dengan janji-janjinya dulu. Dulu kan dia mau bantu memperbaiki jalan di kampung, tapi ternyata setelah dapat uang, dia nggak mau. Itu yang bikin warga nggak senang," kata Elyasa.

Sikap Darsem ini juga yang membuat Elyasa sedikit malu mendampingi Darsem. Selama ini dia telah berusaha membantu keluarga Darsem agar mendapat simpati masyarakat, tapi ternyata saat ini sikapnya berubah. "Dulu saya bantu atas dasar kemanusiaan, tapi kok jadi begini. Saya malu juga sama masyarakat," kata Elysa.

Sejumlah media massa juga menyoroti gaya hidup Darsem yang kini berbeda itu. Saat diwawancara, Darsem terlihat bling-bling. Perhiasan emas seperti anting, gelang, kalung, dan cincin bernilai puluhan juta tampak melekat di tubuh Darsem. Bahkan koran ibukota menyebut Darsem saat ini dijuluki 'Toko Emas Berjalan' karena perhiasan emas yang melekat di tubuhnya sangat banyak dan berukuran besar-besar.

Darsem menerima uang sumbangan pemirsa melalui rekeningnya di Bank BRI Pamanukan, Subang, Senin. Saat menerima sumbangan itu, Darsem yang didampingi keluarganya mendatangi kantor bank tersebut pada 25 Juli 2011. Saat melihat rekeningnya yang menggendut, raut wajah Darsem sangat bahagia. Bahkan Darsem sempat memperlihatkan buku tabungan yang tertera Rp 1,259 miliar kepada wartawan. Saat itu, Darsem mengaku ingin menyumbang anak yatim dan kaum jompo di kampungnya. Selain itu, Darsem juga ingin melunasi utang-utangnya.

Sumbangan untuk Darsem dari pemirsa TVOne, semula dimaksudkan untuk membantu membayar diyat (tebusan) bagi ibu satu anak itu sebesar Rp 4,7 miliar. Namun diyat itu kemudian dibayar oleh pemerintah. Sehingga dana pemirsa TVOne yang terkumpul, diserahkan semua kepada Darsem.

*Jangan Olok-olok Darsem!
Sementara itu, Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, meminta Darsem tidak diolok-olok karena prilakunya berubah setelah dikucuri bantuan masyarakat Rp 1,2 miliar. Bagi Anis, uang itu sudah menjadi hak Darsem.

"Migrant Care di luar wilayah itu. Wilayah kita advokasi membela hak-hak TKI yang dilanggar. Itu soal pribadi dia (Darsem), terserah untuk apa," kata Anis kepada detikcom, Sabtu (6/8). Anis meminta agar Darsem tidak diolok-olok. "Jangan terlalu heboh berbicara uang untuk dia, sudah menjadi miliknya. Negara yang menghabiskan uang miliar rupiah tidak terpantau, koruptor yang lari bawa uang rakyat belum terselesaikan. Jadi tidak adil mengolok Darsem," papar Anis.

Menurut Anis, setiap orang berbeda-beda dalam menggunakan uang, termasuk Darsem. "Itu kembali ke wilayah privat masing-masing orang. Versi siapa kan beragam," ujarnya. Anis berpendapat masyarakat bisa menilai sendiri terkait pemberian bantuan bagi TKI yang terlilit masalah. Sebab, rasa solidaritas sudah menjadi watak masyarakat Indonesia di tengah politik yang tidak kondusif dan negara yang semakin jauh dari kepentingan rakyatnya.

"Bagi Migrant Care, yang lebih penting adalah menyelamatkan 28 orang yang terancam hukuman mati dan memastikan pemerintah bekerja serta mengoptimalkan kerja Satgas yang terbentuk," kata Anis. Darsem menjadi kaya mendadak setelah diberi sumbangan dari masyarakat melalui TVOne senilai Rp 1,2 miliar. Prilaku Darsem juga berubah menjadi lupa diri dan kini dijuluki 'Toko Emas Berjalan.'

sumber: detik
×
Berita Terbaru Update