LAGA antara Timnas Indonesia vs Bahrain belum usai, namun Presiden SBY sudah meninggalkan stadion Gelora Bung Karno, Senayan, saat Timnas ketinggalan dari Bahrain 0-2.
Pantauan detikcom, Selasa (6/9/2011), SBY meninggalkan kursi VVIP di balkon stadion saat pertandingan babak kedua memasuki menit 70-an. SBY yang mengenakan kemeja merah putih itu meninggalkan stadion saat Timnas ketinggalan 0-2 dan para pendukung Timnas di GBK mulai menyalakan petasan. Menyalakan petasan dalam pertandingan adalah sesuatu yang dilarang FIFA.
Tidak diketahui apa alasan SBY meninggalkan stadion saat pertandingan masih berlangsung. Namun, saat meninggalkan lapangan, wajah SBY tampak suram. Tidak ada sedikit pun senyum di wajahnya.
Langkah balik kanan SBY ini juga diikuti oleh Ibu Ani Yudhoyono dan anggota keluarganya yang lain. Mensesneg Sudi Silalahi dan Ketua DPR Marzuki Alie juga mengikuti langkah SBY. Ketika ditanya soal jalannya pertandingan, SBY cuma berkomentar, "Pertandingan belum selesai."
Tak Sportif
Pantauan detikcom, Selasa (6/9/2011), SBY meninggalkan kursi VVIP di balkon stadion saat pertandingan babak kedua memasuki menit 70-an. SBY yang mengenakan kemeja merah putih itu meninggalkan stadion saat Timnas ketinggalan 0-2 dan para pendukung Timnas di GBK mulai menyalakan petasan. Menyalakan petasan dalam pertandingan adalah sesuatu yang dilarang FIFA.
Tidak diketahui apa alasan SBY meninggalkan stadion saat pertandingan masih berlangsung. Namun, saat meninggalkan lapangan, wajah SBY tampak suram. Tidak ada sedikit pun senyum di wajahnya.
Langkah balik kanan SBY ini juga diikuti oleh Ibu Ani Yudhoyono dan anggota keluarganya yang lain. Mensesneg Sudi Silalahi dan Ketua DPR Marzuki Alie juga mengikuti langkah SBY. Ketika ditanya soal jalannya pertandingan, SBY cuma berkomentar, "Pertandingan belum selesai."
Tak Sportif
Presiden SBY menjelaskan alasannya meninggalkan laga Indonesia vs Bahrain di stadion Gelora Bung Karno. Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha menyatakan, Presiden kecewa dengan dengan ulah suproter yang tidak sportif saat Timnas ketinggalan dua gol dari Bahrain.
"Jadi kan kita sama-sama menyaksikan petasan ke arah kerumunan, kita tahu saat penonton mulai meledakkan dan meluncurkan petasan sesuatu yang tidak lazim. Presiden kecewa karena itu bertentangan dengan sportivitas olahraga," ujar Julian di stadion GBK.
"Beliau tidak berkenan. Yang kita inginkan sebagai tuan rumah yang baik, penonton yang baik harus menjaga sportivitas," kata julian.
Julian mengatakan, memang penting memenangkan sebuah pertandingan, tetapi lebih penting menjaga sportivitas. "Bahwa kita dalam posisi yang kalah itu bisa diterima walau sulit. Bagaimana pun kita menyusul kekalahan, tapi tidak dengan cara-cara seperti itu," pintanya.
Terlebih, lanjut Julian, pertandingan ini menjadi penting karena dihadiri Presiden, pejabat negara, menteri serta pemerhati olahraga. "Seyogyanya mereka (suporter) bisa menahan diri untuk tidak berbuat tidak baik untuk situasi pertandingan," ujarnya.
Seperti diberitakan, SBY meninggalkan kursi VVIP di balkon stadion saat pertandingan memasuki menit 70-an. SBY yang mengenakan kemeja merah putih itu meninggalkan stadion saat Timnas ketinggalan 0-2 dan para pendukung Timnas di GBK mulai menyalakan petasan. Menyalakan petasan dalam pertandingan adalah sesuatu yang dilarang FIFA.
"Jadi kan kita sama-sama menyaksikan petasan ke arah kerumunan, kita tahu saat penonton mulai meledakkan dan meluncurkan petasan sesuatu yang tidak lazim. Presiden kecewa karena itu bertentangan dengan sportivitas olahraga," ujar Julian di stadion GBK.
"Beliau tidak berkenan. Yang kita inginkan sebagai tuan rumah yang baik, penonton yang baik harus menjaga sportivitas," kata julian.
Julian mengatakan, memang penting memenangkan sebuah pertandingan, tetapi lebih penting menjaga sportivitas. "Bahwa kita dalam posisi yang kalah itu bisa diterima walau sulit. Bagaimana pun kita menyusul kekalahan, tapi tidak dengan cara-cara seperti itu," pintanya.
Terlebih, lanjut Julian, pertandingan ini menjadi penting karena dihadiri Presiden, pejabat negara, menteri serta pemerhati olahraga. "Seyogyanya mereka (suporter) bisa menahan diri untuk tidak berbuat tidak baik untuk situasi pertandingan," ujarnya.
Seperti diberitakan, SBY meninggalkan kursi VVIP di balkon stadion saat pertandingan memasuki menit 70-an. SBY yang mengenakan kemeja merah putih itu meninggalkan stadion saat Timnas ketinggalan 0-2 dan para pendukung Timnas di GBK mulai menyalakan petasan. Menyalakan petasan dalam pertandingan adalah sesuatu yang dilarang FIFA.
sumber: detik
