-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Moammar Khadafy Dikabarkan Tewas

Thursday, October 20, 2011 | 8:59 PM WIB Last Updated 2018-05-11T12:35:58Z
PEMIMPIN Libya tersingkir, Moammar Khadafy, diberitakan Libya TV, meninggal akibat terluka parah saat ditangkap di  kota kelahirannya, Sirte, pada Kamis (20/10/2011).

Sementara itu, berita simpang siur terhadap kematian mantan orang nomor satu Libya ini masih belum pasti. "Benar, Moammar Khadafy telah ditangkap. Ia menderita luka parah, tapi ia masih bernapas," kata Mohamed Leith.

Leith mengaku melihat Khadafy yang memakai seragam warna coklat kekuning-kuningan dan sorban dalam kondisi luka parah.

Sementara Aljazeera memberitakan, menteri pertahanan dalam pemerintah terguling pimpinan Khadafy, Abu Bakr Yunis, tewas dalam pertempuran yang memperebutkan kota kelahiran mantan pemimpin Libya tersebut.

"Mayat Yunis diidentifikasi di rumah sakit, tempat mayat itu dibawa dengan menggunakan mobil bak terbuka pada Kamis," kata Dr Abdu Rauf.

 (AFP PHOTO/PHILIPPE DESMAZES) Foto dari telepon selular memperlihatkan pemimpin tersingkir Libya Moammar Khadafy tertangkap di Sirte, Kamis (20/10/2011).

Media Xinhua mendapatkan informasi ini dari Komandan Lapangan Pasukan Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) M Buras Ali Al-Maknee. "Yang menangkap Khadafy adalah kelompok pasukan NTC dari Misrata," katanya.
"Sekarang, Khadafy sudah dibawa dengan helikopter militer ke lokasi yang tak disebutkan," imbuhnya.

Sebelumnya, televisi Libya juga melaporkan kalau Khadafy tertangkap. Namun, reportase itu belum dikonfirmasikan kepada pihak NTC.Muammar Khadafi, pemimpin Libya yang berkuasa sejak 1969, tertangkap, Kamis (20/10/2011) di kota kelahirannya, Sirte. Ia diakabarkan masih hidup saat tertangkap tentara oposisi, namun televisi Libya memberitakan Khadafy telah tewas. Tewas tidaknya Khadafy masih simpang-siur.

Khadafy merupakan rezim paling lama berkuasa dalam sejarah modern Timur Tengah dan Afrika. Khadafi berkuasa selama 42 tahun dan memerintah rakyatnya dengan tangan besi. Khadafi yang memiliki delapan anak ini terbukti memperkaya diri sendiri bersama kroni-kroninya, di sisi lain menelantarkan rakyatnya sendiri.

Akhir kekuasaan Khadafi berakhir tragis, ia terusir dan terpaksa harus hengkang dari negaranya karena kemenangan kaum oposisi yang disebutnya "pemberontak liar" dan "tikus-tikus". Khadafi bersumpah akan melawan pemberontak sampai titik darah penghabisan dan akan membalas para pemberontak dengan cara apapun.

Setelah kaum oposan menguasai Tripoli, kota penting simbol kekuasaan Khadafi, ia terusir dan menjadi pelarian. Dikabarkan Khadafi yang membawa kabur berton-ton emas itu berada di Niger, Aljazair, atau beberapa negara Afrika yang disebut-sebut bersedia menampungnya.

sumber : kompas

Video Muammar Qaddafi tewas terbunuh di kampung halamanya, Sirte





sumber : arrahmah
×
Berita Terbaru Update