-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pilkada Banten, Dua Pasangan Klaim Unggul

Saturday, October 22, 2011 | 6:41 PM WIB Last Updated 2018-05-11T12:35:57Z
PASANGAN Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno mengungguli pesaingnya dalam Pemilukada Provinsi Banten. Setidaknya itulah hasil penghitungan cepat yang dirilis oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI). Sementara, pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita juga meng-klaim keunggulan mereka dalam quick count Pemilukada Provinsi Banten. Pasangan usungan Partai Demokrat ini yakin akan memenangkan Pemilukada Banten.

Menurut JSI, pasangan nomor urut 1 ini mendapat suara sebanyak 49,78 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Wahidin Halim-Irna Narulita mendapat 38,17 persen. Pasangan terakhir, Jazuli Juwaeni-Makmun Muzzaki cuma mendapat 12,05 persen.

Money Politics
Isu dugaan money politics juga ikut menerpa proses Pemilukada di Banten. Salah satu tim sukses dari pasangan calon pemilukada ini dilaporkan ke Panitia Pengawas (Panwas) setempat.

Seperti laporan yang diterima staf Panwas Banten, Sri Ayuningsih. Sri menerima laporan dugaan money politics yang dilakukan tim sukses pasangan nomor urut 1, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno. Andi Supandi (45), warga Kecamatan Walan Taka datang ke Panwas sambil membawa barang bukti berupa kerudung dan Mie Instan yang ada logo Atut.

"Pembagiannya dilakukan semalam, door to door," kata Andi di lokasi, Sabtu (22/10/2011).

Sri menjelaskan, pihaknya memang menerima beberapa laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan tim sukses Atut-Rano. "Kita akan menindaklanjuti laporan tersebut," jelasnya.

Hal yang sama juga terjadi di Panwas Kecamatan Karang Tengah. Tim sukses pasangan nomor 1 juga dilaporkan karena membagi-bagikan uang malam sebelum pemilihan. Uang Rp 20 ribu dibagi-bagikan kepada 16 orang.

Sementara itu, usai mencoblos pagi tadi, Atut membantah jika pernah menyuruh tim suksesnya untuk membagi-bagikan barang untuk warga. Meski begitu, ia mengamini jika sosialisasi memang perlu dilakukan.

"Sosialisasi dan konsolidasi memang perlu dilakukan, saya secara pribadi tidak mengetahui oknum yang membagikan dan tidak pernah kirim siapapun," jelas Atut di TPS 5.

sumber : detik
×
Berita Terbaru Update