-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Walikota Bangun 'Toilet Apel' Rp12,5 M

Saturday, February 11, 2012 | 3:13 PM WIB Last Updated 2012-02-11T08:15:21Z
Toilet 'Apel'
MALANG - Walikota Batu Eddy Rumpoko membangun toilet dan wahana permainan berbentuk buah apel di alun-alun. Pembangunan yang menelan biaya Rp 12.5 Miliar disesalkan karena terkesan melecehkan buah kebanggaan warga setempat.

Potret itu bisa disaksikan jika berkunjung ke Alun-Alun Kota Batu, yang telah disulap sejak Mei 2011 lalu.

Sudut barat Alun-Alun Dravidian Batu begitu pemerintah daerah menyebut, berdiri buah apel besar yang di dalamnya digunakan sebagai kamar kecil bagi pengunjung yang ingin membuat hajat. Proyek pembangunan toilet unik tersebut menelan biaya sebesar Rp 12,5 miliar itu.

Dari pengamatan buah apel bercat hijau itu mempunyai cerobong di bagian atasnya. Sejumlah ruang diperuntukkan sebagai kamar kecil. Seperti di tempat lain pengunjung juga harus mengeluarkan biaya setelah menggunakan 'buang hajat'.

Persis di sebelah utara, juga dibangun bangunan menyerupai buah apel berukuran sama, hanya warna merah yang membedakan keduanya. Apel berukuran besar ini khusus sebagai sekretariat pengelola dari alun-alun yang menyajikan sejumlah wahana permainan.

Indah (30), salah satu pengunjung ditemui detiksurabaya.com mengaku, toilet apel itu memang sangat unik. Selain itu memberikan warna tersendiri dari komplek bangunan yang ada.

"Unik juga kita bisa masuk buah apel," ujar warga Kedungkandang Kota Malang ini.

Di sisi lain keberadaan buah apel sebagai kamar kecil mendapat sorotan masyarakat. Salah satunya, Suratno (40) warga Junrejo Kota Batu, yang menyayangkan penggunaan apel sebagai tempat membuang hajat, meski dari segi arsitektur sangat unik.

"Apel menjadi kebanggaan bagi kami. Dengan digunakan sebagai toilet, seperti mempermalukan kota kami," ujarnya.

Sementara itu buah apel budi daya warga di Kota Batu kian terpuruk. Jumlah tanaman apel dari kurun waktu 2005 hingga 2010 mengalami penyusutan cukup dratis, yakni sebanyak 2.604.829 juta pohon menjadi 2.574.852 juta pohon dengan perhitungan satu hektare luas lahan ditanami seribu tanaman apel.

Hal itu berdampak pada produksi buah apel yang tadinya mampu menghasilkan 28,02 kilogram per pohon, menjadi 17 kilogram tiap pohon di tahun 2010. (detik)
×
Berita Terbaru Update