-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Libas Roma 4-0, Juve Jauhi Milan

Monday, April 23, 2012 | 8:55 AM WIB Last Updated 2017-07-14T11:40:46Z
Juventus Stadium

TURIN - Juventus tampil gemilang saat menjamu AS Roma dalam lanjutan Seri A. La Vecchia Signora menang telak 4-0 dan berhasil melebarkan jaraknya dari AC Milan di papan klasemen.

Juventus memulai laga di Juventus Stadium, Senin (23/4/2012) dinihari WIB, dengan sangat baik. Dalam waktu delapan menit, mereka sudah unggul 2-0 berkat dua gol Arturo Vidal.

Roma kemudian berada dalam masalah setelah kiper mereka, Maarten Stekelenburg, dikartu merah karena melakukan pelanggaran. Kartu merah Stekelenburg ini juga diiringi dengan hadiah penalti untuk Juve. Meski tak bisa mengonversi penalti menjadi gol, Andrea Pirlo masih bisa mengirim bola rebound ke gawang Roma.

Claudio Marchisio melengkapi kemenangan tim tuan rumah pada babak kedua. Golnya memastikan Juve menang 4-0.

Hasil ini membuat Juve mengoleksi 71 poin dari 33 pertandingan dan kini bertengger di puncak klasemen. Mereka kini unggul tiga angka atas Milan yang ada urutan kedua. Roma di posisi keenam dengan 50 poin.

Jalannya pertandingan:

Empat menit setelah kick-off, Juve sudah membuka skor. Gol ini diawali umpan terobosan Mirko Vucinic kepada Paolo De Ceglie. De Ceglie kemudian mengirim bola ke mulut gawang di mana di sana Vidal langsung menyambutnya dengan tendangan kaki kiri mematikan.

Cuma berselang empat menit, Juve menggandakan keunggulannya melalui gol kedua Vidal. Memanfaatkan umpan Vucinic, gelandang asal Chile itu melepaskan sepakan keras ke tiang jauh. Masuk.

Memasuki menit ke-21, Giorgio Chiellini nyaris membawa tim tuan rumah unggul lebih jauh. Namun, sundulan Chiellini meneruskan tendangan bebas Pirlo tak mengarah ke sasaran.

Lima menit kemudian, petaka untuk Roma terjadi. Mereka terkena hukuman penalti setelah Stekelenburg menjatuhkan Marchisio di depan gawang. Pelanggaran terhadap Marchisio ini juga berbuah kartu merah untuk Stekelenburg.

Kiper pengganti, Gianluca Curci, memang berhasil memblok tendangan penalti Pirlo. Namun, Pirlo langsung menyambar bola rebound dan gawang Roma bergetar lagi.

De Ceglie punya peluang untuk menambah gol Juve pada menit ke-37. Sial buat dia, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih melenceng tipis.

Percobaan yang dilakukan Fabio Quagliarella beberapa saat kemudian juga tak membuahkan gol. Sepakan Quagliarella masih bisa dihentikan oleh Curci.

Tiga menit selepas babak kedua dimulai, Juve kembali meneror gawang Roma, kali ini lewat tendangan keras Marchisio. Namun, Curci masih sigap menangkap bola.

Marchisio benar-benar bikin gol pada menit ke-52. Dia menyambar umpan tumit dari Vucinic dengan tembakan terukur ke pojok bawah gawang Roma.

Marchisio hampir saja mencetak gol keduanya pada menit ke-71. Namun, sontekannya dari dalam kotak penalti masih bisa diantisipasi oleh Curci.

Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada lagi gol yang tercipta. Juve menang 4-0.

Susunan pemain:
Juventus: Buffon, Barzagli, Bonucci, Chiellini, Lichtsteiner, Vidal (Giaccherini 68'), Pirlo, Marchisio, De Ceglie, Quagliarella (Del Piero 61'), Vucinic (Borriello 58')

AS Roma: Stekelenburg, Rosi, De Rossi, Kjaer, Jose Angel, Perrotta, Gago, Marquinho, Pjanic (Lamela 61'), Osvaldo (Bojan 57'), Borini (Curci 28')

Antonio Conte
Tak Terbatas

Di bawah kepemimpinan Antonio Conte, Juventus menjelma menjadi klub tangguh yang tak terkalahkan. Conte juga telah berhasil melebihi target yang dibebankan oleh petinggi klub kepadanya pada musim ini.

Mungkin keberadaan Juve di puncak klasemen Seri A saat ini jadi kejutan untuk sebagian pihak. Maklum, pada dua musim sebelumnya, Bianconeri sangat bermasalah dengan konsistensi dan berturut-turut finis di posisi ketujuh.

Namun, sejak Conte datang, situasinya jauh berubah. Meski bermaterikan banyak pemain anyar, Juve-nya Conte langsung solid dan kompak.

Hasil polesan Conte pun bisa dilihat sekarang. Cuma ditargetkan meloloskan Juve ke Liga Champions musim depan, pria berusia 42 tahun itu malah memberi "bonus" berupa puncak klasemen Seri A dan final Coppa Italia. Jangan lupa juga, 'Nyonya Tua' belum pernah kalah pada musim ini.

"Kami sudah memastikan diri lolos langsung ke Liga Champions dengan lima laga tersisa, di mana itu adalah hal yang luar biasa. Proyek ini lebih cepat daripada dugaan dan memungkinkan kami untuk menjalani mimpi ini, termasuk final Coppa Italia," seru Conte di Football Italia.

"Klub meminta saya untuk memulai proyek ini dan lolos ke Liga Champions, jadi misi ini sudah tercapai. Tentu kami sekarang di sini dan tidak akan mengatur batas ambisi kami, karena kami bisa bermimpi dengan klub, para pemain dan fans," imbuhnya.

"Kami perlu berkembang secara taktik, fisik, teknik, dan psikologis setiap hari, di mana saya sudah selalu bilang hal itu ke pemain. Anda sudah bisa melihat pertumbuhan tim ini dalam hal-hal tersebut sepanjang musim ini," papar Conte.

"Saya tak akan pernah berhenti berterima kasih kepada pemain-pemain ini karena mereka selalu siap untuk saya sejak pertama kali saya ditunjuk jadi pelatih Juve," pungkas mantan kapten Juve ini.
×
Berita Terbaru Update