ruslanfikri.co.cc - BMKG memberikan peringatan dini tsunami untuk Bengkulu, Lampung, Aceh, Sumbar, Sumut, terkait gempa 8,9 skala Richter pada Rabu (11/04) pukul 15.38 WIB
Menyusul gempa tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini ancaman tsunami untuk wilayah Bengkulu, Lampung, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
BMKG menyebut, gempa ini berlokasi di koordinat 2.31 lintang utara dan 92.67 bujur timur. Epicentrum gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa yang berpusat di utara pulau Sumatera dirasakan guncangannya oleh sejumlah warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Menyusul gempa ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini ancaman tsunami untuk wilayah Bengkulu, Lampung, Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Warga di wilayah pesisir daerah itu diminta untuk menjauhi pantai.
Di Kota Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya goncangan gempa dirasakan cukup kencang. Goncangan kuat itu membuat warga di sekitar Merdeka Walk, Jl Balai Kota, Kota Medan berhamburan keluar rumah dan gedung-gedung. Guncangan gempa dirasakan selama beberapa menit.
Tidak jauh berbeda dengan warga Kota Padang, Sumatera Barat, Mereka berhamburan ke luar rumah dan gedung perkantoran. Getaran gempa dirasalan cukup lama, berkisar 3 menit. Warga pun segera berlarian menyelamatkan diri. Arus lalu litas terlihat padat di kawasan jalan Kampung Nias, Padang.
BMKG menyebut, gempa ini berlokasi di koordinat 2.31 lintang utara dan 92.67 bujur timur. Epicentrum gempa berada pada kedalaman 10 kilometer. Sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa dan kerusakan akibat gempa yang berkategori kuat ini. Hingga saat ini, BMKG belum mencabut peringatan dini tsunami untuk sepanjang pantai barat Sumatera.
BMKG menyebut, gempa ini berlokasi di koordinat 2.31 lintang utara dan 92.67 bujur timur. Epicentrum gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa yang berpusat di utara pulau Sumatera dirasakan guncangannya oleh sejumlah warga di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Menyusul gempa ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini ancaman tsunami untuk wilayah Bengkulu, Lampung, Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Warga di wilayah pesisir daerah itu diminta untuk menjauhi pantai.
Di Kota Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya goncangan gempa dirasakan cukup kencang. Goncangan kuat itu membuat warga di sekitar Merdeka Walk, Jl Balai Kota, Kota Medan berhamburan keluar rumah dan gedung-gedung. Guncangan gempa dirasakan selama beberapa menit.
Tidak jauh berbeda dengan warga Kota Padang, Sumatera Barat, Mereka berhamburan ke luar rumah dan gedung perkantoran. Getaran gempa dirasalan cukup lama, berkisar 3 menit. Warga pun segera berlarian menyelamatkan diri. Arus lalu litas terlihat padat di kawasan jalan Kampung Nias, Padang.
BMKG menyebut, gempa ini berlokasi di koordinat 2.31 lintang utara dan 92.67 bujur timur. Epicentrum gempa berada pada kedalaman 10 kilometer. Sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa dan kerusakan akibat gempa yang berkategori kuat ini. Hingga saat ini, BMKG belum mencabut peringatan dini tsunami untuk sepanjang pantai barat Sumatera.
