-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

21 Mei, Gerhana Matahari Pertama di 2012

Monday, May 21, 2012 | 6:05 AM WIB Last Updated 2017-07-29T21:38:30Z
(foto: reuters)

DUGUK.COM - Hari Senin (21/5/2012) ini, akan menjadi gerhana matahari pertama di tahun 2012 .

Fenomena alam ini akan terjadi sejak matahari terbit mulai dari wilayah Cina hingga berakhir di Amerika Serikat.

Gerhana matahari tidak akan terjadi secara penuh, namun yang terjadi adalah gerhana matahari cincin.

"Bulan menutupi matahari karena bulan berada di posisi terjauh. Ukuran bulan lebih kecil daripada matahari, ketika piringan bulan menutupi matahari maka akan terbentuk cahaya seperti cincin, di mana tengah gelap tapi tepinya cemerlang," terang Deputi sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Minggu (20/5/2012) malam.

Fenomena ini tidak bisa diikuti di semua wilayah di bumi. Untuk melihatnya secara utuh, maka kita perlu mendatangi wilayah lautan pasifik di sebelah utara. Wah!

"Mulai Cina, Jepang, lautan pasifik, dan terakhir Amerika. Mereka bisa lihat gerhana matahari cincin, Jadi bermula dari Cina dan Asia Timur termasuk Indonesia bagian timur," ujar Thomas.

Gerhana matahari cincin ini akan dimulai ketika matahari terbit di Cina, waktu setempat pada Senin (21/5) dan diakhiri ketika matahari terbenam di Amerika Serikat, waktu setempat yakni hari Minggu (20/5).

"Dimulai dari Cina, Jepang, Pasifik utara, selatan lagi, sampai matahari mau terbenam di Amerika Serikat. Puncak gerhana di lautan pasifik sebelah utara. Indonesia nanti juga dapat melihat namun bukan gerhana matahari cincin, tapi gerhana sebagian," papar Thomas

Gerhana matahari normalnya terjadi sekali hingga dua kali dalam setahun. Maka dari itu, Thomas memprediksi kemungkinan terjadinya kembali gerhana matahari kedepan.

"Nanti tanggal 13 November 2012, hanya berbeda sedikit dengan yang sekarang jalurnya, di wilayah Indonesia pun hanya sebagian kecil," tutup Thomas, dilansir Detik.

Perubahan Cuaca
Fenomena gerhana matahari yang terjadi pada hari Senin (21/5/2012) dikhawatirkan akan memberikan dampak pada perubahan lingkungan di bumi seperti cuaca, arus angin dan gelombang laut.

Namun Deputi sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin menampik hal tersebut.

"Ini merupakan peristiwa yang biasa. Tidak akan ada perubahan cuaca," ujar Thomas, Minggu (20/5) malam.

Menurut Thomas, dalam setahun terakhir di bumi akan sering terjadi gerhana. TIdak hanya gerhana matahari, tapi juga gerhana bulan.

"Terjadi minimal dua kali gerhana matahari selama setahun. Gerhana matahari dan bulan totalnya lima hingga 7 kali per tahun," papar Thomas.

Fenomena gerhana matahari ini merupakan yang pertama di tahun 2012. Menurut Thomas, sebelum atau sesudah terjadinya gerhana matahari, biasanya gerhana bulan juga turut mengikuti. "2 pekan setelah ini akan terjadi gerhana bulan pada 4 Juni mendatang," tutup Thomas. (*)
×
Berita Terbaru Update