![]() |
| (ilustrasi/ist) |
SERUIT.CO.ID - Ini peringatan bagi nasabah bank di Lampung. Tindak kejahatan skimming kini sudah merambah ke provinsi ini.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan. Belasan juta uang milik nasabah BRI di Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, dikuras oleh penipu yang mengaku dari pihak bank dan mengetahui detail identitas korban.
Hilangnya uang di dalam rekening itu setelah korban menerima telepon dari orang tidak dikenal.
Nasabah BRI itu bernama Rayon (35) pengusaha padi di wilayah Kecamatan Sragi. Ia mengaku uang senilai Rp15.962.500 raib tanpa jelas.
Menurut Rayon, peristiwa itu terjadi pada 23 Februari 2018. Saat itu dia ditelepon oleh seseorang yang mengaku dari pihak BRI Pusat.
Didalam percakapan itu, pelaku menyebutkan identitas korban secara detail.
"Orang itu menanyakan identitas saya dan yang disebutkannya itu benar semua. Bahkan, nama ibu kandung saya orang itu tahu. Saya hanya disuruh menjawab iya atau tidak," kata dia saat ditemui di Kecamatan Sragi, Jumat (23/3/2018).
Setelah menanyakan identitas, pelaku juga menyebutkan kode yang tertera di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI. Bahkan, kode rahasaia ATM tepat di bagian belakang ATM ditanya.
"Setelah saya jawab semua, secara tiba-tiba di ponsel saya ada pemberitahuan pengambilan uang di rekening sebanyak tiga kali dengan nominal penarikan yang berbeda. Pertama penarikan Rp4.992.500, kedua Rp985.000, dan ketiga Rp9.985.000," urainya, seperti dilansir Lampost.
Mengetahui hal itu dan merasa tidak menarik uangnya, Rayon pun melapor ke polisi.
"Saya sudah lapor ke Polsek Sragi. Tapi, katanya permasalahan itu bukan di ranah polsek. Malah disuruh lapor ke Polda Lampung," terang dia. (*)
