-->

Notification

×

Iklan

DONASI

DONASI

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Selamat Hari Ibu, Mak...

Tuesday, May 31, 2011 | 12:04 AM WIB Last Updated 2011-11-05T06:12:15Z
oleh Ayah-nya Kalyca pada 22 Desember 2009 jam 10:37

Hari ini, aku bahagia sekaligus sedih. Orang-orang memperingati Hari Ibu, dengan sosok wanita yang melahirkannya itu, masih ada di dunia.

Tapi aku, memperingatinya tanpa sosok ibu kandung, yang biasa aku panggil 'umak' (bahasa daerahku) itu, didekatku. Dia telah pergi meninggalkanku sejak 11 Agustus 2007 silam. Penyakit komplikasi yang ditakuti banyak manusia, telah merenggutnya dari kehidupanku. 

Aku merasa sedih, karena belum bisa membahagiakannya. Aku merasa sedih, karena belum sedikitpun membalas jasanya. Dan yang paling aku sedih,dia belum sempat melihat anakku.......

Ah... andai saja saat itu ibu diberi waktu untuk melihat anakku, aku yakin, sampai saat ini, ibu akan tetap ada di dunia ini. Bukannya aku melawan takdir. Tapi, keyakinanku itu teramat sangat kuat. 

Betapa tidak. Anak perempuanku yang kini memasuki usia dua tahun, begitu sehat, lucu, menggemaskan, pintar dan cerdas. Dia pasti mampu menghibur hati neneknya, sehingga akan menyehatkan kembali jiwa raga ibuku. Bukankan dokter sendiri yang mengatakan, kalau sumber dari segala sumber penyakit itu berasal dari hati??

Tapi, sudahlah. Semua ini adalah kehendak Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Ibuku telah kembali keharibaan-Nya. Allah SWT teramat sangat sayang pada Ibuku. Sehingga Dia memanggilnya,untuk kembali kepangkuan-Nya. Kini, aku memiliki seorang 'ibu' yang sangat sayang padaku. Dialah istriku, ibu anak-anakku. Kasih sayangnya laksana ibu kandungku. Banyak kesamaannya dengan ibu kandungku. 

Dia begitu sabar disaat aku terpuruk. Dia begitu setia disaat aku dihina. Terimakasih mak... Terimakasih istriku... Aku akan menyayangi kalian berdua, sampai akhir hayatku... Hingga kelak kita bertemu kembali di dalam syurga... Amin Yaa Robbal'alamiiin..
×
Berita Terbaru Update